Lika-liku Dalam Perjalanan Menulis Tere Liye, Sang Penuls Novel ‘Bumi’

Penulis Tere Liye

Tere ‘Darwis’ Liye setelah beberapa lama berhenti menulis untuk penerbit. Pada awal tahun 2018 akhirnya, Tere Liye, Penulis novel dari Sumatera ini muncul lagi ke pemurkaan dunia literasi Indonesia kembali. Pria kelahiran Lahat ini telah berkarir selama 13 tahun. Banyak lika-liku dalam perjalanan menulis Tere Liye.

Perjuangannya tak sia-sia, sudah 30 novel lahir dari tangannya. Spesialnya lagi, novelnya selalu best seller bahkan ada yang telah diangkat menjadi film. Novel terkenal yang Ia tulis diantaranya RinduBumi, Tentang Kamu, Hafalan Shalat Delisa dan Moga Bunda Disayang Allah.

Akan tetapi, sebelum dia menjadi terkenal seperti sekarang. Tere Liye pernah mengalami pengalaman yang pahit, dengan kegigihannya dia tak menyerah, tak putus asa dan terus berkarya.

Lika-liku Dalam Perjalanan Menulis Tere Liye

Diawal karirnya Tere Liye sempat ditolak penerbit karena tak yakin akan laku. Namun sebaliknya, karyanya yang berjudul Hafalan shalat Delisa sukses menjadi best seller hingga diangkat menjadi film.

Selain pernah ditolak oleh penerbit, Tere Liye mengakui bahwa novelnya tak laku dipasaran. Alasan salah buat judul membuat novelnya tak dibeli oleh pembaca.

Novel Hafalan Shalat Delisa, Moga Bunda Disayang Allah dan Tentang Kamu. Pada tahun 2005-2008 dia mengalami fase salah judul. Namun sesudah itu nama Tere Liye kian dikenal masyarakat dan karyanya mendapat respon yang baik.

Penulis yang terkenal dengan quotes indahnya ini mengungkapkan bahwa dirinya sempat masuk trending topic di Twitter, dia juga pernah merasakan bully-an netizen, namun dia tetap tegar dan berkarya.

Perjuangannya pun terbayarkan. Di tahun 2014 dia merilis novel terbaru yang berjudul Bumi dan karyanya itu laku keras. Tere yang awalnya ragu tak akan laku dengan novelnya. Namun karyanya itu mendapatkan minat banyak masyarakat.

Di pertengahan tahun 2017 sempat terjadi kebijakan pemerintah yang tak bersahabat dengan para penulis. Pajak penulis yang dianggap Tere Liye terlalu tinggi membuat dirinya kecewa dan berhenti menulis untuk penerbit. Namun pada awal tahun 2018 fans mendapat kabar baik karena dia comeback untuk mewarnai dunia literasi Indonesia. Dia berencana ditahun 2018 akan menerbitkan 4 novel.

Written by Agistiadi Nugraha

Saya bukan Alien ataupun Predator